RUANG LINGKUPAN BIOLOGI: Rangkuman,Cabang-cabang,Objek yang dipelajari,Kerja Ilmiah

RUANG LINGKUP BIOLOGI: Rangkuman, Cabang-cabang, Objek yang dipelajari dan Kerja Ilmiah Rangkuman Ruang Lingkup Biologi, Cabang-cabang Objek yang dipelajari, Kerja Ilmiah, pengertian molekul sel, jaringan, organ, sistem organ, organisme, populasi, komunitas, ekosistem, dan bioma.metode ilmiah.

Ruang Lingkup Biologi

Rangkuman Ruang Lingkup Biologi, Cabang-cabang Objek yang dipelajari, Kerja Ilmiah, pengertian molekul sel, jaringan, organ, sistem organ, organisme, populasi, komunitas, ekosistem, dan bioma.metode ilmiah

A. Cabang-cabang Biologi

Biologi berkembang dengan pesat sehingga sekarang mungkin terdapat ratusan cabang biologi. untuk menyederhanakan, biologi dibedakan menjadi beberpa kajian yaitu tingkat molekul, sel, organisme, dan populasi.
Cabang-cabang Biologi antara lain:
  • Biologi Molekuler
Objek kajian : Kehidupan dalam skala molekul

Tingkat Organisasi : Molekul

Persoalan : Penyelidikan tentang interaksi berbagai sistem didalam sebuah sel
  • Genetika
Objek kajian : Sifat keturunan

Tingkat Organisasi : molekul

Persoalan : Mempelajari sifat yang diturunkan induk ke individu lainnya
  • Anatomi
Objek Kajian : Struktur Tubuh Mahluk Hidup

Tingkat Organisasi : Individu

Persoalan : Mempelajari detail mengenai struktur tubuh suatu mahluk hidup
  • Fisiologi
Objek Kajian : Fisiologi universal, Fisiologi Manusia , Fisiologi Hewan dan Tumbuhan

Tingkat Organisasi : Individu

Persoalan : Mempelajari bagaimana kehidupan berfungsi secara fisik dan kimiawi
  • Botani
Objek Kajian : Tumbuhan

Tingkat Organisasi : Individu

Persoalan : Mempelajari seluruh seluk beluk Tumbuhan
  • Ekologi
Objek Kajian : Ekosistem

Tingkat Organisasi : Individu - Bioma

Persoalan : Mempelajari Interaksi antar Mahluk hidup dengan lingkungannya
  • Taksonomi
Objek Kajian : Tingkatan Mahluk Hidup Berdasarkan Kingdom

Tingkat Organisasi : Individu

Persoalan : Mempelajari Penggolongan / Sistematika mahluk hidup
  • Zoologi
Objek Kajian : Hewan

Tingkat Organisasi : Individu

Persoalan : Mempelajari Macam-macam Hewan dan struktur suatu hewan dan seluk beluknya
  • Embriologi
Objek Kajian  : Embrio

Tingkat Organisasi : Sel

Persoalan : Mempelajari perkembangan suatu Embrio
  • Mikologi 
Objek Kajian : Fungi

Tingkat Organisasi : Individu

Persoalan : Mempelajari macam-macam,fungsi, dan pengaruh jamur
  • Evolusi
Objek Kajian : Sifat Genetik

Tingkat Organisasi : Sel

Persoalan : Mempelajari Sifat-sifat pewarisan yang telah berubah bentuk dari masa ke masa
Dan masih banyak lagi.

B. Objek yang Dipelajari Dalam Biologi

     Objek yang dikaji dalam biologi yaitu beripa kehidupan yang berjenjang, objek yang dipelajari dalam biologi terdiri dari  berbagai tingkat organisme biologi yaitu molekul, sel, jaringan, organ, sistem organ, organisme, populasi, komunitas, ekosistem, dan bioma.


  • Molekul
Molekul adalah bagian terkecil yang terdiri atas dua atau lebih ikatan atom. Atom merupakan unit terkecil dari suatu unsur. Biologi pada tingkat molekul, di antaranya memaparkan tentang DNA (asam deoksiribonukleat) dan RNA (asam ribonukleat) yang terlibat dalam sintesis protein. Dalam tingkatan ini juga dipelajari molekul-molekul polutan udara yang penting untuk mengatasi masalah lingkungan.
  • Sel
   Sel adalah unit terkecil yang memiliki kemampuan hidup dan berkembang biak. Biologi pada tingkat sel memaparkan tentang struktur dan gunsi setiap bagian sel serta proses kehidupan di dalam sel. Organel-organel dengan fungsi tertentu dapat ditemukan di dalam sel. Jadi, kita akan memagami bahwa proses kehidupan setiap organisme berlangsung di dalam sel.
  • Jaringan, Organ dan Sistem Organ
   Jaringan yaitu kumpulan sel yang memiliki struktur dan fungsi yang sama. Biologi pada tingkat tersebut memaparkan tentang berbagai jenis, ciri, sifat, dan fungsi setiap jaringan, misalnya jaringan saraf dan jaringan otot.
Beberapa jenis jaringan yang berbeda membentuk organ. Jantung, usus dan orak adalah contoh organ pada hewan (manusia), sedangkan akar dan batang adalah contoh organ yang memiliki oleh tumbuhan.
Tingkat organisasi makhluk hidup berikutnya adalah sistem organ. Sistem organ tingkatan tersebut dipaparkan tentang beragam sistem, organ, misalnya sistem pencernaan dan pernapasan yang dalam fungsinya dikoordinasi oleh sistem regulasi.

  • Organisme atau Individu
   Organisme yaitu kumpulan berbagai sistem organ yang membentuk. Pada tingkatan tersebut, ruang lingkup yang mempelajari di antaranya hubungan kerja sama dan ketergantungan antaraseluruh sistem organ, kelangsungan hidup setiap organisme terhadap lingkungannya serta klasifikasi dan pemberian nama spesies.
Klasifikasi organisme dilakukan untuk mempermudah dalam mempelajari organisme, mengingat jumlah antar jenisnya sangat banyak. Organisme yang memiliki ciri yang sama dimasukkan ke dalam sati kelompok.
Ada beberapa sistem klasifikasi yang telah berkembang, misalnya siste klasifikasi dua kingdom, lima kingdong (whittaker), enam kingdoong, dan tiga domain. Sistem klasifikasi tiga domain merupakan sistem baru yang mengelompokkan organisme menjadi tiga domain yang Bacteria, Arcaea, Dan Eukarya. Cara pemberian nama untuk spesies berlaku secara internasional dan bersifat universal. Penamaan tersebut pertama kali dikemukakan Carolus Linnaeus (1707-1778) yang dikenal dengan binominial nomenclature. Penamaan spesies menggunakan bahasa latin atau yang dilatinkan dan memuat aturan-aturan tertentu.

  • Populasi, Komunitas, Ekosistem dan Bioma
   Kelompok individu satu spesies yang hidup di tempat tertentu disebut populasi. Misalnya, populasi manusia, populasi semut, dan populasi padi.
   Tingkatan di atas populasi berupa komunitas, yaitu kumpulan populasi seluruh spesies yang menempati area yang sama. Misalnya, komunitas pantai yang dihuni oleh burung pelikan. Dalam komunitas tersebut terdapat ikan yang dimakan oleh burung pelikan, beragam jenis serangga, cacing, moluska, tumbuhan, dan jamur.
Komunitas beserta lingkungan fisiknya (seperti tanah dan air) menjadi objek kajian pada tingkatan ekosistem. TIngkatan berikutnya berupa bioma, yaitu suatu komunitas utama di bumi yang diklasifikasikan berdasarkan komunitas tumbuhan (vegetasi) yang dominas.
Pengetahuan tentang populasi, komunitas, ekosistem, dan bioma dapat dimanfaatkan untuk mengatasi masalah lingkungan. Misalnya, ledakan populasi, konservasi alam, dan tataruang daerah.

C. Kerja Ilmiah

Kerja Ilmiah yaitu cara kerja yang dipakai para ilmuwan untuk memecahkan masalah, yaitu dengan cara menerapkan metode ilmiah.
sedangkan Metode Ilmiah yaitu langka-langka sistematis yang dilakukan oleh para ilmuwan untuk melakukan penelitian,
langka-langkanya, yaitu:

1. Menetukan permasalahan yang akan dipecahkan,
2. Mengumpulkan data yang berhubungan dengan permasalahan,
3. Menentukan hipotesis (prediksi) terhadap permasalahan,
4. Melakukan eksperimen untuk menguji hipotesis,
5. Menganalisa data hasil eksperimen,
6. Menarik kesimpulan,
7. Menguji kembali hasil kesimpulan.



  • Variabel percobaan dalam kerja ilmiah
Dalam merencakan percobaan, kita harus tahu apa yang akan divariasikan atau yang akan diteliti. Faktor yang memengaruhi percobaan, memiliki harga beragam, dan dapat diubah-ubah selama percobaan disebut variabel.
Ada 3 macam variabel:
1. Variabel bebas (manipulasi): variabel yang dibuat bervariasi.
2. Variabel terikat (respon): variabel yang timbul akibat varibel bebas.
3. Variabel kontrol: Variabel yang dibuat sama dan terkendali agar tidak memengaruhi
hasil percobaan. 
  • Sikap Ilmiah
Sikap-sikap yang harus dimiliki oleh seorang peneliti antara lain:

1. Jujur mengungkapkan fakta.
2. Berpendapat secara ilmiah dan berpikir kritis,
3. Memunyai keingintahuan yang tinggi,
4. Bisa membedakan antara opini dasn pendapat ilmiah (objektif)
5. Berani dan santun dalam mengajukan pertanyaan ilmiah,
6. Disiplin, tekun, dan peduli terhadap lingkungan,
7. Bisa bekerja sama secara tim.
  • Membuat Laporan Ilmiah
Setelah melakukan percobaan (eksperimen) yang berdasarkan pada metode ilmiah, hasil percobaan yang didapatkan ditulis dan disusun dalam bentuk laporan ilmiah. Susunan laporan ilmiah terdiri atas:

1. Pendahuluan (berisikan tentang perumusan masalah dan hipotesis).
2. Kajian teori (yang berhubungan dendgan permasalahan).
3. Metodologi penelitian.
4. Hasil percobaan dan pembahasannya,
5. Kesimpulan dan saran. 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

9 komentar

komentar
25 August 2016 at 09:09 delete

sangat membantu saya untuk belajar gan :D

Reply
avatar
25 August 2016 at 09:16 delete

aku paling tertarik sama botani

Reply
avatar
25 August 2016 at 09:20 delete

ane suka yang tentang tumbuh tumbuhan gitu sih btw makasih udah dijabarin semua

Reply
avatar
25 August 2016 at 09:21 delete

haha..tambahn ilmu ini gan. bermanfaat sekali

Reply
avatar
25 August 2016 at 14:28 delete

Jadi inget pljran waktu SMA dulu

Reply
avatar
25 August 2016 at 15:18 delete

kalau baca artikel di blog ini bisa dapet 100 terus klo ulangan di sekolah ni

Reply
avatar
25 August 2016 at 15:40 delete

Lengkap pembahasannya, cocok nie buat para pelajar

Reply
avatar

Klik (X) kali tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×