MANAGEMENT KEBIDANAN (Pengertian, Prinsip Proses dan 7 Langkah langkah)

Management kebidanan adalah materi pelajaran perkuliahan jurusan kebidanan yang akan kita bahas kali ini ialah mengenai pengertian management kebidanan, prinsip proses management kebidanan, dan langkah langkah management kebidanan, semoga membanti.

Management Kebidanan

engertian management manajemen kebidanan, prinsip proses management kebidanan, dan langkah langkah management kebidanan

 

A. Pengertian Management Kebidanan

Pengertian Management kebidanan, Manajemen kebidanan adalah pendekatan yang digunakan oleh bidan dalam menerapkan metode pemecahan masalah secara sistematis, mulai dari pengkajian, analisis data, diagnosa kebidanan, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.

B. Prinsip Proses Management Kebidanan

Prinsip proses manajemen kebidanan antara lain sebagai berikut:
  1. Secara sistematis mengumpulkan dan memperbaharui data yang lengkap dan relevan dengan melakukan pengkajian yang koprehensif terhadap kesehatan dan pemeriksaan fisik. (Menurut ACM 1999)
  2. Mengidentifikasi masalah dan membuat diagnosa berdasarkan interpretasi data dasar. (Menurut ACM 1999)
  3. Mengidentifikasi kebutuhan terhadap asuhan kesehatan dalam menyelesaikan masalah dan merumuskan tujuan asuhan kesehatan bersama klien
  4. Memberi informasi dan support sehingga klien dapat membuat keputusan dan bertanggung jawab terhadap kesehatannya
  5. Membuat rencana asuhan yang komprehensif bersama klien
  6. Secara pribadi bertanggung jawab terhadap implementasi rencana individu
  7. Melakukan konsultasi, perencanaan dan melaksanakan manajemen dengan kolabirasi dan merujuk klien untuk mendapatkan asuhan selanjutnya
  8. Merencanakan manajemen terhadap komplikasi tertentu, dalam situasu daurat dan bila ada penyumpangan dari keadaan normal
  9. Melakukan evaluasi bersama klien terhadap pencapaian asuhan kesehatan dan merevisi rencana asuhan sesuai dengan kebutuhan

C. Langkah langkah Management Kebidanan

Proses manajemen terdiri dari 7 langkah yang yaitu antara lain sebagai berikut :

Langkah I (pertama) : Pengumpulan data dasar

Langkah pertama merupakan langkah awal menentukan langkah berikutnya. Mengumpulkan data adalah menghimpun informasi klien atau orang yang meminta asuhan.

Langkah II (kedua) : Interpretasi data dassar

Pada langkah ini dilakukan identifikasi yang benar terhadap diagnosa atau masalah dan kebutuhan klien berdasarkan interpretasi yang benar atas data-data yang dikumpulkan
dalam langkan ini meliputi Diagnosa, Pengumpulan Masalah, dan Kebutuhan.

Langkah III (ketiga) : Mengidentifikasi diagnosa atau masalah potensial

Pada langkah ini kita mengidentifikasi masalah atau diagnosa potensial lain berdasarkan rangkaian masalah dan diagnosa potensial lain berdasarkan rangkaian masalah dan diagnosa yang sudah diidentifikasi.
Langkah ini membutuhkan antisipasi, bila memungkinkan dilakukan pencegahan, sambil mengamati klien bidan diharapkan dapat bersiap-siap bila diagnosa/masalah potensial ini benar benar terjadi.

Langkah IV (keempat) : Mengidentifikasi dan menetapkan kebutuhan yang memerlukan penanganan segera

Beberapa data menunjukan situasi emergensi dimana bidan perlu bertindak segera demi keselamatan ibu dan bayi, beberapa data menunjukan situasi yang memerlukan tindakan segera sementara menunggu instruksi dokter. Mungkin juga memerlukan konsultasi dengan tim kesehatan lain.
Bidan mengevaluasi situasi setiap pasien untuk menentukan asuhan pasien yang peling tepat.
Langkah inimencerminkan kesinambungan dari proses manajemen kebidanan.

Langkah V (kelima) : Merencanakan asuhan yang komprehensif atau menyeluruh

Pada langkah ini direncanakan asuhan yang menyeluruh ditentukan oleh langkah sebelumnya, langkah ini merupakan kelanjutan manajemen terhadap diagnosa atau masalah yang telah diidentifikasi atau antisipasi, pada langkah ini informasi atau data dasar yang tidak lengkap dilengkapi.

Langkah VI (Keenam) : Melaksanakan perencanaan dan penatalaksaan

Pada langkah ini rencana asuhan menyeluruh seperti yang telah diuraikan pada langkah ke-5 dilaksanakan secara efisien dan aman. perencanaan ini bisa dilakukan seliruhnya oleh bidan atau sebagian dilakukan oleh bidan dan sebagian lagi dilakukan oleh klien, atau anggota tim kesehatan lainnya.

Langkah VII (ketujuh) : Evaluasi

Pada langkah ke 7 ini dilaukan evaluasi keefektifan dari asuhan yang sudah diberikan meliputi pemenuhan kebutuhan akan bantuan apakah benar benar telah terpenuhi sesuai dengan kebutuhan sebagaimana telah diidentifikasi didalam masalah dan diagnosa.
Rencana tersebut dapat dianggap efektif jika memang benar efektif dalam pelaksanaannya.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Klik (X) kali tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×