INDUK dan ANAK KALIMAT (Pengertian, Perbedaan beserta Contohnya)

Induk Kalimat dan Anak Kalimat adalah materi pembelajaran yang akan kita bahas kali ini, dimana disini kita akan membahas lengkap tentang pengertian atau definisi induk kalimat dan anak kalimat beserta contohnya. Semoga dapat membantu.

Induk Kaliman dan Anak Kalimat

Induk Kalimat dan Anak Kalimat adalah materi pembelajaran yang akan kita bahas kali ini, dimana disini kita akan membahas lengkap tentang pengertian atau definisi induk kalimat dan anak kalimat beserta contohnya

Seperti yang kita ketahui, biasanya induk kalimat dan anak kalimat terdapat dalam kalimat majemuk bertingkat.
sedangkan yang dimaksud dengan Kalimat majemuk bertingkat yaitu kalimat yang terdiri dari dua klausa atau lebih dan kedudukan klausa-klausa tersebut tidak sederajat. Dalam kalimat majemuk bertingkat dikenal dua istilah, yaitu induk kalimat dan anak kalimat.

Pengertian Induk Kalimat

Pengertian induk kalimat, Induk kalimat adalah klausa yang sudah bermakna, meskipun tanpa terikat atau bergabung dengan klausa lain. Induk kalimat bisa berpotensi menjadi kalimat.Anak kalimat atau klausa yang tidak dapat berdiri sendiri sebagai kalimat lengkap. Disebut klausa terikat, karena klausa yang bermakna setelah bergabung dengan induk kalimat.
Contoh Induk Kalimat:
1. Paman datang : Kalimat tunggal
2. Kakak Membaca : Kalimat tunggal
3. Ketika ibu pulang, Ketika ayah menonton tv : Kalimat Majemuk bertingkat
Keterangan:
Ibu datang : Induk Kalimat 
Ketika ayah menonton TV : Anak kalimat

Pengertian Anak Kalimat

Pengertian anak kalimat, anak kalimat adalah klausa / pola kalimat yang menduduki jabatan dalam pola kalimat yang lain. Terdapat bermacam-macam anak kalimat dalam kalimat majemuk bertingkat, itu semua bergantung pada bagian kalimat tunggal mana yang akan diubah atau diganti.
antara lain anak kalimat pengganti subjek, anak kalimat pengganti predikat, anak kalimat pengganti objek, keterangan waktu, keterangan sebab, keterangan akibat, keterangan tujuan, keterangan syarat, keterangan perlawanan, dan keterangan perbandingan, berikut contohnya:

1. Anak kalimat pengganti subjek
Contoh :
Yang mencuri sepeda saya,telah ditangkap polisi.
          S                    Ket          P                    O
Keterangan :
Yang mencuri sepeda saya : anak kalimat penganti subjek.
Yang : subjek
Mencuri : predikat
Sepeda saya: objek
Telah ditangkap polisi : induk kalimat

2. Anak kalimat penganti predikat : hanya terdapat pada kalimat nomina.
Contoh :
Penyanyinya orang yang berbaju merah.
         S                         P
Penyanyinya : induk kalimat
Orang yang berbaju merah : anak kalimat
Orang : subjek
Yang berbaju : predikat
Merah : keterangan




3. Anak kalimat pengganti objek

Contoh :
Pak Yono telah mengantar anak yang membuat kericuhan di Kampung Kulon.
      S                  P                                                   O
Pak Yono telah mengantar : induk kalimat.
Anak yang membuat kericuhan di Kampung Kulon : anak kalimat
Anak : subjek
Yang membuat : predikat
Kericuhan : objek
Di Kampung Kulon : keterangan tempat

4. Anak kalimat pengganti keterangan waktu.
Contoh :
Anita datang ketika hari sudah malam.
    S         P                          K
Anita datang : induk kalimat
Ketika hari sudah malam : anak kalimat pengganti keterangan waktu.

5. Anak kalimat pengganti keterangan sebab
Contoh :
Karena terus tertawa, ibu mematikan televisi.
            K                     S          P                  O
Karena terus tertawa : anak kalimat
Ibu mematikan televisi : induk kalimat

6. Anak kalimat pengganti keterangan akibat
Contoh :
Akibat terlambat datang, anak itu dilarang masuk kelas.
                   K                       S          P            O          K
Akibat terlambat datang : anak kalimat
Anak itu dilarang masuk kelas : induk kalimat

7. Anak kalimat pengganti keterangan tujuan
Contoh :
Tara belajar supaya  lulus Ujian Nasinal (UN).
   S          P                               K
Tara belajar : induk kalimat
Supaya lulus Ujian Nasional (UN) : anak kalimat

8. Anak kalimat pengganti keterangan syarat
Contoh :
Kalau tidak ditembak, pencuri itu akan memberontak.
            K                            S                           P
Kalau tidak ditembak : anak kalimat
Pencuri itu akan memberontak : induk kalimat

9. Anak kalimat pengganti keterangan perlawanan
Contoh :
Meskipun cuaca mendungia berangkat juga ke sekolah.
              K                             S            P                      O
Meskpiun cuaca mendung : anak kalimat
Ia berangkat ke sekolah : induk kalimat

10. Anak kalimat pengganti keterangan  perbandingan
Contoh :
Ririn terlihat lebih  cantik, daripada orang yang mirip dengannya.
   S           P               Pel                                  K
Ririn terlihat lebih cantik : induk kalimat
Daripada orang yang mirip dengannya : anak kalimat

Perbedaan antara Induk kalimat dengan Anak kalimat

Perbedaan induk kalimat dengan anak kalimat secara garis besar yaitu terdapat tiga kategori antara lain :
a)      Kemandirian sebagai kalimat tunggal
Artinya tidak tergantung anak kalimat, induk kalimat bisa tetap berdiri sendiri.
Misalnya : Andi selalu terlihat sedih, semenjak nenek pergi.
Andi selalu terlihat sedih : induk kalimat
Semenjak nenek pergi : anak kalimat
Meskipun tanpa “ semenjak nenek pergi” , induk kalimat “Andi selalu terlihat murung” masih bisa berdiri dan memiliki makan sendiri.
b)      Konjungsi
Konjungsi digunakan untuk menghubungkan anak kalimat dengan induk kalimat. Anak kalimat ditandai oleh adanya konjungsi, sedangkan induk kalimat tidak didahului dengan konjungsi.
Misalnya :
Aku tertidur , ketika ayah pulang kerja.
Aku tertidur : induk kalimat
Ketika ayah pulang kerja : anak kalimat
Meskipun ibu terlihat lelah, ia memasak untuk keluarga.
Meskipun ibu terlihat lelah : anak kalimat
Ia memasak untuk keluarga : induk kalimat
c)      Urutan
Jika anak kalimat di depan induk kalimat, anak kalimat itu harus dipisahkan dengan tanda koma dari induk kalimatnya. Sedangkan, anak kalimat yang menempati posisi di belakang induk kalimat dapat ditempatkan di depan kalimat tanpa perubahan informasi pokok.
Misalnya :
Untuk memperoleh beasiswa, aku harus rajin belajar.
Untuk memperoleh beasiswa : anak kalimat di depan maka pakai koma.
Aku harus rajin belajar : induk kalimat dibelakang.
Dia mengajukan beasiswa karena ayahnya telah meninggal.
Keterangan :Induk kalimat tidak didahului anak kalimat jadi konjungsi tanpa menggunakan koma.
Karena ayahnya telah meninggal, dia mengajukan beasiswa.
Keterangan : Karena induk kalimat didahului anak kalimat, maka anak dan induk kalimat dipisahkan oleh tanda koma.









Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Klik (X) kali tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×