MAJAS : Pengertian, Jenis-jenis, Manfaat dan 46 Contoh majas

Majas adalah materi pembelajaran bahasa indonesia yang akan kita bahas kali ini, adapun disini kita akan membahas lengkap mengenai Pengertian Majas, Jenis jenis atau macam macam majas, Manfaat majas, dan 46 contoh majas. semoga dapat membantu.

MAJAS

Majas adalah materi pembelajaran bahasa indonesia yang akan kita bahas kali ini, adapun disini kita akan membahas lengkap mengenai Pengertian Majas, Jenis jenis atau macam macam majas, Manfaat majas, dan contoh majas.

Pengertian Majas

Majas atau yang biasa kita kenal dengan gaya bahasa adalah pemanfaatan kekayaan dari bahasa. Pemakaian ragam kata-kata tertentu untuk mendapatkan efek-efek tertentu dari bahasa tersebut yang akan membuat sebuah karya sastra menjadi lebih menarik dan bagus.

Jenis Jenis Majas

Secara garis besar majas terbagi menjai empat, yaitu majas perbandingan, majas pertentangan, majas pertautan dan majas perulangan. berikut adalah pengertian beserta contoh dari ke empat jenis majas tersebut :

Majas Perbandingan

Majas perbandingan adalah jenis majas yang membandingkan sesuatu dengan sesuatu lainnya. Membandingkan satu benda dengan benda lainnya, membandingkan satu hal dengan hal lainnya. Majas perbandingan terbagi menjadi beberapa bagian antara lain:
  • Majas Personifikasi
Majas Personifikasi adalah majas yang membandingkan benda yang tidak bernyawa seolah olah menjadi benda yang hidup dan bernyawa.
Contoh majas personifikasi:
-Bel sekolah berteriak teriak memanggil para siswa.
-Malam menangis dengan deras.
-Kursi itu menjerit saat kau mendudukinya.
  • Majas Simile
Majas Simile adalah majas yang membandingkan dua hal yang berbeda tetapi sengaja dianggap sama.
Contoh Majas Simile:
-Tubuhmu bagaikan paus berbobot 5ton.
-Kamar tidurku berantakan bagai kapal pecah. 
  • Majas Metafora
Majas Metafora adalah majas perbandingan yang menggunakan kata ataupun kelompok kata bukan dengan arti yang sebenarnya.
Contoh majas metafora:
-Amir adalah tulang punggung keluarga.
-Adik ingin menjadi bintang kelas.
-Perpustakaan adalah gudang ilmu.
  •  Majas Alegori
Majas Alegori adalah majas yang mempertautkan satu hal atau kejadian dengan hal atau kejadian lain dalam kesatuan yang utuh.
Contoh Majas Alegori:
Perjalanan hidup kita seperti langit. Kadang cerah tapi juga kadang mendung. Kita hanya perlu menjalaninya dengan tabah karena biasanya sesudah badai akan ada pelangi di langit.
  • Majas Epic Simile
Majas Epic simile atau epik simile adalah majas perbandingan yang di perpanjang dan dibentuk dengan melanjutkan kata sifat sifat perbandingan dalam kalimat atau frasa secara berturut turut.
Contoh majas epik simile:
-Aku teramat merindukanmu
-Seperti bunga mawar di kebun indah
-Mengharumkan wangi, membawa kupu kupu

Majas Pertentangan

majas pertentangan adalah jenis majas yang menggungkapkan sesuatu yang bertentangan dengan kebenaran atau hal yang sebenarnya. Majas pertentangan di bagi menjadi beberapa bagian yaitu sebagai berikut:
  • Majas Hiperbola
Majas Hiperbola adalah majas yang mengandung pernyataan yang berlebih lebihan dengan maksud untuk memperhebat, meningkatkan kesan dan pengaruhnya.
Contoh majas hiperbola:
-Rumahku sangat indah seperti istana.
-Seharian bekerja membuat tulang tulangku seperti rontok.
-Wajah perempun itu sangat cantik seperti bidadari.
  • Majas Litotes
Majas Litotes adalah majas yang mengurangi atau mengecil ngecilkan kenyataan dari yang sebenarnya.
Contoh Majas Litotes:
•Aku bekerja sebagai kacung di perusahaan itu.
•Terimalah hadiah kecil dari kami.
  • Majas Ironi
Majas Ironi adalah majas yang menyatakan makna yang bertentangan dengan maksud untuk menyindir.
Contoh Majas Ironi:
•Wah pemerintah sangat baik ya kepada rakyat kecil bahkan saking baiknya banyak rakyat miskin yang mati kelaparan.
•Tubuhmu sangat gendut seperti gitar spanyol.
•Tulisanmu sangat indah seperti cakar ayam.
  • Majas Antitesis
Majas Antitesis adalah majas pertentangan yang menggunakan paduan kata yang berlawanan arti.
Contoh Majas Antitesis:
•Mau pintar atau bodoh kita harus tetap belajar.
•Kaya miskin sama di hadapan tuhan.
  • Majas Oksimoron
Majas Oksimoron adalah majas yang mengungkapkan maksud yang berlawanan dalam satu kalimat.
Contoh Majas Okrimoron:
•Elizabeth memang wanita cantik tapi sifatnya seperti binatang.
•Air es memang segar tapi bisa menyebabkan flu.
  • Majas Paradoks
Majas Paradoks adalah adalah majas yang antara bagian bagiannya menyatakan sesuatu yang bertentangan.
Contoh Majas Paradoks:
•Meski hari ini hujan tapi udara terasa panas.
•Meski diana sedang sakit tapi dia tetap masuk sekolah.

Majas Pertautan

Majas Pertautan adalah majas yang berisi kata-kata yang bertaut dan berasosiasi dalam sebuah kalimat. Majas pertautan juga terdiri dari beberapa jenis yaitu sebagai berikut:
  • Majas Metonimia
Majas Metonimia adalah majas yang memakai nama ciri atau nama hal yang ditautkan dengan nama orang sebagai penggantinya.
Contoh Majas Metonimia:
•Pak kepala sekolah yang baru sangat killer.
•Mentri pendidikan kemarin berkunjung ke sekolah kami.
  • Majas Sinekdoke
Majas Sinekdoke adalah majas yang menyebutkan nama sebagian sebagai pengganti nama seluruhnya.
Contoh Majas Minekdoke:
•Pemerintah dituntut tegas untuk memberantas korupsi.
•Anak anak zaman sekarang sangat pembangkang meski sudah diperingati.
  • Majas Alusio
Majas Alusio adalah majas yang menunjuk secara tidak langsung pada tokoh atau peristiwa yang sudah di ketahui bersama.
Contoh majas alusio:
•Sudah 3 bulan aku tidak melihat batang hidungnya.
  • Majas Elipsis
Majas Elipsis adalah majas yang di dalamnya terdapat penghilangan kata atau juga kalimat.
Contoh majas elipsis:
•Aku sibuk (harusnya aku sedang sibuk)

Majas Perulangan

majas perulangan adalah jenis majas yang menggunakan kata pengulangan. Majas pengulangan juga terbagi lagi jenis jenisnya. yaitu sebagai berikut:
  • Majas Aliterasi
Majas aliterasi adalah majas yang memanfaatkan kata kata permulaan dan akhiran yang sama bunyinya.
Contoh Majas Aliterasi:
•Lihatlah langit luruskan langkah.
•Inikah Indahnya Impian.
  • Majas Reptisi
Majas Reptisi adalah majas pengulangan kata sebagai penegasan yang diruntut dalam baris yang sama.
Contoh majas repetisi:
Selamat tinggal cintaku
Selamat tinggal airmataku
Selamat tinggal sedihku.
  • Majas Antanaklasis
Majas Antanaklasis adalah majas yang mengandung ulangan kata yang sama dengan makna yang berbeda.
Contoh Majas Antanaklasis:
•Sindi menjadi bintang di sekolahnya, itu karena kepintarannya.
  • Majas Pararelisme
Majas Pararelisma adalah majas pengulangan kata yang disusun dalam baris yang berbeda.
Contoh majas pararelisme:
-Ibu adalah anugerah
-Ibu adalah nafasku
-Ibu adalah hidupku.
  • Majas Anafora
Majas Anafora adalah majas pengulangan kata atau kelompok kata pada awal kalimat atau kalusa secara berturut turut.
Contoh Majas Anafora:
-Aku ingin mencintaimu dengan besar
-Aku ingin mencintaimu dengan caraku
-Aku ingin mencintaimu sekarang dan selamanya.
  • Majas Tautologi
Majas Tautologi adalah majas yang berisi pernyataan gagasan dengan mengulang kata atau kelompok kata yang semakna dan searti.
Contoh Majas Tautologi:
•Aku marah dan sakit hati ketika tahu dia membohongiku.
•Aku bahagia dan senang ketika melihat ibu sudah sembuh.

Manfaat Majas

Adapun Majas sangat bermanfaat dalam karya sastra, berikut adalah manfaat manfaat majas dalam karya sastra:
  1. Membuat karya sastra menjadi semakin bagus dan menarik.
  2. Membuat karya sastra menjadi lebih hidup.
  3. Membuat karya sastra menjadi semakin berkelas dan berkualitas.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Klik (X) kali tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×