Rangkuman PERDAGANGAN INTERNASIONAL ; Pengertian, Tujuan, Faktor Penyebab, Kebijakan, Manfaat dan Dampak positif negatif)

Perdagangan Internasional adalah materi pelajaran ekonomi, sekarang kita akan membahas perdagangan internasional tentang pengertian, faktor faktor penyebab, kebijakan manfaat dan dampak positif serta dampak negatif dari perdagangan internasional. Semoga dapat membantu.

Perdagangan Internasional

Perdagangan Internasional adalah materi pelajaran ekonomi, sekarang kita akan membahas perdagangan internasional tentang pengertian, faktor faktor penyebab, kebijakan manfaat dan dampak positif serta dampak negatif dari perdagangan internasional.

Pengertian Perdagangan Internasional

Apa itu perdagangan internasional? perdagangan internasional adalah salah satu upaya untuk dapat menjalin hubungan antara negara sehingga terciptanya keseimbangan neraca pembayaran internasional. Karna negara tidak bisa berdiri sendiri dan suatu negara tidak dapat menghasilakan berbagai kebutuhan seperti kebutuhan primer, sekunder dan tersier sendiri.

Tujuan Perdagangan Internasional

Dalam hal ini tentunya kita tidak semata mata melakukan perdagangan internasional, berikut adalah tujuan adanya perdagangan internasional :
  1. Melindungi industry atau produksi di dalam negri
  2. Mencukupi kebutuhan barang dan jasa dalam negri
  3. Memperluas lapangan kerja
  4. Memperoleh devisa melalui kegiatan ekspor impor
  5. Memperoleh keuntungan lainya di bidang politik, keamanan, pertahanan dan sosial budaya.

Faktor Penyebab

Faktor faktor apa saja yang menyebabkan adanya perdagangan internasional? faktor faktor penyebab perdagangan internasional yaitu :
  1. Adanya Perbedaan sumber daya alam yang dimiliki. Sumber daya alam yang dimiliki masing-masing negara berbeda. Jarang sekali suatu negara dapat memenuhi seluruh kebutuhannya dengan sumber daya alam yang dimilikinya. Oleh karena itu masing-masing negara harus melakukan pertukaran.
  2. Penghematan biaya produksi. dengan adanya perdagangan internasional suatu negara dapat memasarkan hasil produksinya pada banyak negara. Negara tersebut berproduksi dalam jumlah besar sehingga dapat menurunkan biaya produksi. Barang yang diproduksi dalam jumlah besar akan lebih murah daripada barang yang diproduksi dalam jumlah kecil.
  3. Tingkat Teknologi yang digunakan. Beberapa negara yang telah menggunakan teknologi lebih modern dapat memproduksi barang dengan harga lebih murah daripada yang menggunakan teknologi sederhana. Sebagai conto indonesia mengimpor mobil dari jepang karena jepang telah maju dalam teknologi pembuatan mobil.
  4. Selera. Indonesia mengimpor buah apel dari Amerika Serikat padahalbuah apel dapat dihasilkan di dalam negeri. Buah apel dari Amerika Serikat menurut sebagian orang lebih mengundang selera dibandingkan buah apel lokal.

 Kebijakan Kebijakan Dalam Perdagangan Internasional

Secara umum atau secara garis besar, kebijakan kebijakan dalam perdagangan internasional dibagi menjadi tiga, yaitu Politik Proteksi, Politik Dagang Bebas dan Politik Autarki. berikut akan saya jelaskan secara rinci.
  • Politik Proteksi
Politik proteksi adalah kebijakan pemerintah untuk melindungi industri dalam negeri yang sedang tumbuh (infant industry) dan persaingan-persaingan barang-barang impor.
  • Politik Dagang Bebas
Politik Dagang Bebas adalah adalah kebijakan di mana pemerintah tidak melakukan diskriminasi terhadap impor atau ekspor.
  • Politik Autakri
Politik Autarki adalah kebijakan perdagangan dengan tujuan untuk menghindarkan diri dari pengaruh-pengaruh negara lain, baik pengaruh politik, ekonomi, maupun militer, sehingga kebijakan ini bertentangan dengan prinsip perdagangan internasional yang menganjurkan adanya perdagangan bebas.

Manfaat Perdagangan Internasional

Perdagangan internasional memiliki banyak manfaat terhadap negara, berikut adalah manfaat manfaat perdagangan internasional :
  • Menjalin Persahabatan Antar Negara.
  • Memperoleh barang yang tidak dapat diproduksi di negeri sendiri. Banyak faktor-faktor yang memengaruhi perbedaan hasil produksi di setiap negara.
  • Memperoleh keuntungan dari spesialisasi.
  • Memperluas pasar dan menambah keuntungan.
  • Transfer teknologi modern.

 Dampak Positif dan Negatif Perdagangan Internasional

Dalam perdagangan internasional atau bahkan hampir dalam segala hal selalu mempunyai dampak negatif dan dampak positifnya, beriku penjabaran tentang dampak positif dan dampak negatif perdagangan internasional :

Dampak Positif Perdagangan Internasional

  1. Mempererat persahabatan antarbangsa
    Perdagangan antarnegara membuat tiap negara mempunyai rasa saling
    membutuhkan dan rasa perlunya persahabatan. Oleh karena itu, perdagangan
    internasional dapat mempererat persahabatan negara-negara yang bersangkutan.
  2. Menambah kemakmuran negara
    Perdagangan internasional dapat
    menaikkan pendapatan negara masingmasing.
    Ini terjadi karena negara yang kelebihan
    suatu barang dapat menjualnya ke
    negara lain, dan negara yang kekurangan
    barang dapat membelinya dari
    negara yang kelebihan. Dengan
    meningkatnya pendapatan negara dapat
    menambah kemakmuran negara.
  3. Menambah kesempatan kerja
    Dengan adanya perdagangan
    antarnegara, negara pengekspor dapat
    menambah jumlah produksi untuk
    konsumsi luar negeri. Naiknya tingkat
    produksi ini akan memperluas
    kesempatan kerja. Negara pengimpor
    juga mendapat manfaat, yaitu tidak perlu
    memproduksi barang yang dibutuhkan
    sehingga sumber daya yang dimiliki dapat
    digunakan untuk hal-hal yang lebih
    menguntungkan.
  4. Mendorong kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
    Perdagangan internasional mendorong para produsen untuk meningkatkan
    mutu hasil produksinya. Oleh karena itu, persaingan perdagangan internasional
    mendorong negara pengekspor untuk meningkatkan ilmu dan teknologinya agar
    produknya mempunyai keunggulan dalam bersaing.
  5. Sumber pemasukan kas negara
    Perdagangan internasional dapat meningkatkan sumber devisa negara. Bahkan,
    banyak negara yang mengandalkan sumber pendapatan dari pajak impor dan ekspor.
  6. Menciptakan efisiensi dan spesialisasi
    Perdagangan internasional menciptakan spesialisasi produk. Negara-negara yang
    melakukan perdagangan internasional tidak perlu memproduksi  semua  barang
    yang dibutuhkan. Akan tetapi hanya memproduksi barang dan jasa yang diproduksi
    secara efisien dibandingkan dengan  negara lain.
  7. Memungkinkan konsumsi yang lebih luas bagi penduduk suatu negara
    Dengan perdagangan internasional, warga negaranya dapat menikmati barang-
    barang dengan kualitas tinggi yang tidak diproduksi di dalam negeri.

Dampak Negatif Perdagangan Internasional

  1. Adanya ketergantungan suatu negara terhadap negara lain.
  2. Adanya persaingan yang tidak sehat dalam perdagangan internasional.
  3. Banyak industri kecil yang kurang mampu bersaing menjadi gulung tikar.
  4. Adanya pola konsumsi masyarakat yang meniru konsumsi negara yang lebih
    maju.
  5. Terjadinya kekurangan tabungan masyarakat untuk investasi. Ini terjadi karena
    masyarakat menjadi konsumtif.
  6. Timbulnya penjajahan ekonomi oleh negara yang lebih maju.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Klik (X) kali tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×