11 CONTOH TEKS NEGOSIASI PENDEK SINGKAT 2017 ( di Sekolah, Dalam Bisnis, Jual Beli, Pemecah Konflik) Beserta Strukturnya

Teks Negosiasi adalah materi pembelajaran bahasa indonesia tingkat SMA/SMK kurikulum 2013, disini kita akan membahas mengenai 11 contoh teks negosiasi pendek, singkat, dan panjang tentang bisnis, negosiasi jual beli di pasar, negosiasi di sekolah, negosiasi dalam kehidupan sehari hari, negosiasi pemecah konflik dan negosiasi dalam keluarga. semoga dapat membantu

Teks Negosiasi

  Teks Negosiasi adalah materi pembelajaran bahasa indonesia tingkat SMA/SMK kurikulum 2013, disini kita akan membahas mengenai 11 contoh teks negosiasi pendek, singkat, dan panjang tentang bisnis, negosiasi jual beli di pasar, negosiasi di sekolah, negosiasi dalam kehidupan sehari hari, negosiasi pemecah konflik dan negosiasi dalam keluarga.




Contoh Teks Negosiasi

Sesuai apa yang telah saya katakan diawal, kali ini kita akan membahas 11 contoh teks negosiasi sederhana, pendek, singkat, dan panjang tentang bisnis, negosiasi jual beli di pasar, negosiasi di sekolah, negosiasi dalam kehidupan sehari hari, negosiasi pemecah konflik dan negosiasi dalam keluarga, antara lain:

Contoh teks negosiasi bisnis

Yang pertama yaitu contoh teks negosiasi panjang dalam bisnis.

Pegawai Bank: "Selamat pagi pak, silahkan duduk, ada yang bisa kami bantu?"
Nasabah: "Selamat pagi bu. Ya, terimakasih."
Nasabah: "Begini bu, saya ingin mengajukan proposal peminjaman uang untuk usaha ikan lele saya."
Pegawai Bank: "Maaf, bisa saya lihat proposalnya?"
Nasabah: "Ini bu, silahkan."
Pegawai bank: "Sebenarnya, proposal bapak ini sangat bagus, tidak ada masalah. Cuma kami dari
pihak bank tidak bisa memenuhi permintaan dana sebesar 500 juta."
Nasabah: "Jadi, kira-kira pihak bank mampu memberikan berapa bu?"
Pegawai Bank: "Setelah saya hitung, kami hanya menyanggupi sampai 300 juta pak, dengan bunga 4 %."
Nasabah: "Tidak bisa ditambah lagi bu? Usaha ini sebenarnya sangat sukses, pesanan ikan lele ke kami dari seluruh Indonesia."
Nasabah: "Dana ini rencananya akan kami gunakan untuk menambah kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan ikan lele tersebut"
Pegawai Bank: "Tunggu dulu pak, saya hitung ulang dulu"
Pegawai Bank: "Yah, sepertinya kami sanggup memberikan 350 juta".
Nasabah: "Wah, apakah tidak bisa dinaikin lagi bu? Gimana kalau 400 juta?"
Pegawai Bank: "Maaf pak, hanya segitu yang bisa kami sanggupi."

Contoh teks negosiasi jual beli

Berikutnya yaitu contoh teks negosiasi singkat tentang proses jual beli di pasar dan contoh teks negosiasi panjang dalam proses jual beli
 Contoh 1:
Pembeli: "Bu saya mau beli gitar ini, berapa harganya?"
Penjual: "Kalau gitar yang itu harganya 750 ribu nak."
Pembeli: "Harganya boleh kurang nggak bu?"
Penjual: "Hmmm, boleh. Mau nawar berapa nak?"
Pembeli: "600 ribu aja bu, gimana?"
Penjual: "Wah, harga segitu rasanya tidak bisa nak."
Pembeli: "Kalau 625 ribu?"
Penjual: "Naikin dikit nak, 650 ribu ibu lepas gitar ini."
Pembeli: "Iya deh bu, saya setuju, ini uangnya"

 Contoh 2:
Pembeli: "Mas saya ingin beli laptop DELL INSPIRON, apakah disini ada?"
Penjual: "Ada mas, ini mas, ada beberapa pilihan warna"
Pembeli: "Berapa harganya mas untuk yang warna abu-abu ini?"
Penjual: "Semua warna harganya sama, RP 13.150.000"
Pembeli: "Harganya boleh kurang enggak mas?"
Penjual: "Paling pas nya RP 12.689.000"
Pembeli: "Boleh dikurangi lagi enggak mas?"
Penjual: "Wah, harga segitu rasanya tidak bisa nak."
Pembeli: "Baiklah mas mas, saya setuju, ini uangnya"

Contoh 3
Pembeli : Selamat sore mbak.

Penjual : Selamat sore, dengan saudari Hanif ?

Pembeli : Benar mbak, saya Hanif yang menghubungi mbak pagi tadi.

Penjual : Baiklah, Langsung ke inti nya saja, apa benar Anda tertarik dengan sepeda
yang di iklankan di OLX itu?

Pembeli : Betul mbak, dari foto yang ditampilkan di OLX, saya
tertarik ingin memlihat fisik asli sepeda tersebut secara dekat, karena
berdasarkan foto yang saya lihat, kelihatannya sepeda mbak masih dalam
keadaan baik dan baru.

Penjual : Ohh itu betul sekali , sepeda itu baru saya beli sekitar 1 tahun yang lalu,
dan kondisinya masih bagus, saya menjualnya karena sepeda ini sudah
jarang saya pakai

Pembeli : Mengapa Anda speda ini jarang anda pakai? apakah sepeda ini rusak ?

Penjual : oh tidak, saya tidak memakai sepeda ini karena saya memiliki sepeda motor.

Pembeli : Oh begitu mbak, kalau begitu bisa saya lihat sepeda itu sekarang?

Penjual : Bisa, mari kita menuju ke parkiran

Pembeli : Mari

Pejual : Nah ini sepedanya, masih bagus bukan?

Pembeli : Iya mbak, persis seperti di foto warnanya masih mengkilat seperti baru.

Penjual : Tentu saja, karena sepeda ini selalu saya rawat.

Pembeli : Sangat menarik sekali sepeda ini mbak, bolehkah saya mencobanya.

Penjual : oh iya , silahkan.

Pembeli : Terimakasih mbak. ( Langsung mengkayuh sepedanya )

Penjual : (Setelah saudari Hanif selesai mengecek sepeda tersebut). Bagaimana? mbak nyaman bukan?

Pembeli : iya mbak, bicara mengenai barang kan suadah jelas ni mbak, bagaimana kalau harga yang mbak tawarkan?

Pembeli : Bicara mengenai sepeda ini kan sudah jelas mbak, sekarang berapa harga
yang Anda tawarkan untuk sepeda ini?

Penjual : Untuk masalah harga, setelah saya cari informasi dari berbagai
sumber mengenai harga sepeda Polygon Slimm, saya mematok harga Rp
2.500.000.

Pembeli : Waaah, harganya cukup tinggi ya mbak.

Penjual : iya itu sesuai dengan kondisi sepedanya mbak, itu harga yang saya Tawarkan. Sekarang berapa harga yang Anda tawarkan?

Pembeli : bagaimana kalau saya menawar seharga 1.800.000 ?

Penjual : Waahh, itu terlalu rendah.Saudarikan sudah tahu kondisi sepeda ini. Jadi
saya rasa tawaran dari saudari Hanif jauh dibawah harga standarnya.

Pembeli : jika dilihat dari keadaan sepeda, keadaan nya masih bagus, tapi anggaran saya hanya segitu mbak, bagaimana kalau saya naikkan 100.000 mbak ?

Penjual : Kalau segitu , saya belum bisa melepas sepeda ini. bagaimana kalau saya

beri pilihan, kalau saudari Hanif benar-benar menginginkan sepeda ini, saya bisa memberi waktu 1 minggu untuk melunasi. Bagaimana saudari Hanif ?

Pembeli : Alternatif yang bagus mbak. Sebenarnya saya memang tertarik dengan sepeda ini. Tapi masalah harga yang belum sesuai. Bagaimana kalau saya naikan menjadi1.950.000 mbak?

Penjual : Begini saja saudari Hanif, sepeda ini akan saya lepas dengan harga 2.000.000, itu sudah saya kurangkan 500.000. Jika dibawah harga ini, saya tidak bisa melepas sepeda ini. Jadi bagaimana mbak?

Pembeli : Baiklah mbak saya setuju, tetapi pembayarannya sesuai dengan alternatif yang telah disepakati tadi.

Penjual : Baiklah saudari Hanif. Jadi pembayarannya tunai atau bagaimana?

Pembeli : Pembayarannya separuh tunai disini, dan separuhnya lagi jika sepeda telah saya terima, Bagaimana mbak?

Penjual : Baiklah saudari Hanif,Silahkan tanda tangan disini ( sambil mengajukan surat jual beli ). Terimakasih saudari Hanif, senang bekerja sama dengan anda, semoga beruntung dengan sepeda ini.

Pembeli : Terimakasih kembali mbak, saya juga merasa senang bekerja sama dengan Anda. baiklah mbak, saya tunggu kedatangan sepeda ini, ini alamat rumah saya ( sambil menunjukan alamat rumah ).

Penjual : Baiklah saudari Hanif,hati -hati di jalan.

Pembeli : Sekali lagi terimaksih mbak, dan selamat sore.

Penjual : Sama – sama saudari Hanif. Selamat sore.

Contoh teks negosiasi disekolah

Contoh ke-3 yaitu contoh teks negosiasi singkat / pendek atau sederhana di lingkungan sekolah :

Contoh 1:
Wali Kelas: "Anto, bagaimana rencana Study Wisata ke Tanjung Bira, apakah semua temanmu setuju?"
Ketua Kelas: "Saya sudah berbicara dengan teman-teman bu, cuma ada usulan study wisatanya ke Pantai Marina aja bu."
Wali Kelas: "Wah, kenapa bisa begitu?"
Ketua Kelas: "Kalau Tanjung Bira sekolah kita sudah sangat sering berkunjung ke sana bu. Sedangkan, Pantai Marina belum pernah sama sekali."
Wali Kelas: "Tapi anto, ibu sudah bicarakan rencana ini ke bapak kepala sekolah dan beliau sudah menyetujuinya"
Ketua Kelas: "Iya bu, tapi sepertinya banyak teman-teman yang tidak ikut jika study wisata itu dilaksanakan di Tanjung Biara."
Wali Kelas: "Aduh, jadi gimana yah, padahal ibu sudah mempersiapkan semuanya."
Ketua Kelas: "Begini saja bu, biar saya dan teman-teman yang menghadap ke kepala sekolah dan menceritakan rencana ini."
Wali Kelas: "Baiklah kalau begitu, secepatnya kamu bicara dengan beliau, laporkan ke ibu hasilnya".
Ketua Kelas: "Baik bu." 

Contoh teks negosiasi dalam kehidupan sehari-hari

Ke-4 yaitu contoh teks negosiasi singkat, pendek, dan panjang dalam kehidupan sehari hari

Contoh 1:
Calon Penumpang: "Bang, ke Pasar Wage berapa?"
Tukang Ojek: "10 ribu, mas"
Calon Penumpang: "Kok mahal amat bang, kan deket tuh disitu, 5 ribu aja ya"
Tukang Ojek: "Aduh, itu kemurahan, enggak nutup uang bensin atuh"
Calon Penumpang: "Iya deh iya bang, saya tambah 2 ribu biar jadi jadi 7 ribu ya, bagaimana?"
Tukang Ojek: "Tambah 1 ribu lagi deh, langsung capcuss."
Calon Penumpang: "Okelah bang, saya setuju, antar saya ke pasar wage."

Contok teks negosiasipemecah konflik

Berikutnya yaitu contoh teks negosiasi singkat, pendek, panjang tentang negosiasi pemecah konflik
Contoh 1
Negosiasi Pemecahan Konflik Jual Beli Mobil
Kemudian contoh teks negosiasi singkat pemecahan konflik antara pembeli mobil dengan penjual mobil.
Pembeli: "Selamat siang pak"
Penjual: "Selamat siang, Silahkan duduk. Apakah benar ini dengan saudara Slamet?"
Pembeli: "Benar pak, saya yang menghubungi bapak tadi pagi"
Penjual: "Baik, langsung ke intinya saja, benarkah saudara tertarik dengan mobil yang di iklankan di OLX?
Pembeli: "Iya benar pak, dari foto yang ditampilkan saya tertarik ingin melihat fisik asli mobil tersebut secara dekat, sebab berdasarkan foto yang saya lihat kelihatannya mobil bapak masih dalam keadaan bagus"
Penjual: "Iya benar, mobil itu saya beli 2 tahun lalu, kondisinya masih sangat bagus. Saya menjual karena ingin menggantinya dengan mobil baru"
Pembeli: "Apa alasan bapak mengapa mobilnya ingin diganti?, apakah mobil tersebut sudah mengalami kerusakan?"
Penjual: "Bukan itu alasannya, saya ingin mengganti dengan mobil baru karena mobil itu terlalu kecil untuk keluarga saya."
Pembeli: "Oh begitu, berapa harganya pak?
Penjual: "150 juta, bisa nego"
Pembeli: "Wahh kok mahal pak?"
Penjual: "Bisa nego"
Pembeli: "100 juta bagaimana pak?"
Penjual: "125 juta pas, bagaimana?
Pembeli: "110 juta deh pak, bagaimana?"
Penjual: "Tidak mas, 125 sudah mentok"
Pembeli: "Baiklah, saya setuju"
Penjual: "Baik, terimakasih"
Pembeli: "Oke terimakasih kembali"

Contoh 2
Wakil perusahaan : sebenarnya apa yang terjadi pada para karyawan?
wakil karyawan : mereka hanya ingin dinaikkan gajinya
wakil perusahaan : anda tau sendiri kan pada saat ini perusahaan sedang mengalami masalah? jika para karyawan tetap seperti itu maka kami yang akan kerepotan
wakil karyawan : iya saya tahu, tapi mereka hanya ingin kan gaji yang layak bagi mereka
wakil perusahaan : baiklah, memangnya kalian ingin gaji berapa?
wakil karyawan : tiga juta rupiah
wakil perusahaan : itu tidak mungkin, saya sudah bilang tadi bahwa perusahaan sedang mengalami masalah. Bagaimana jika dua juta tiga ratus ribu rupiah saja
wakil karawan : itu pasti akan mengecewakan mereka lagi pak, kalau begitu bagaimana jika dua juta tujuh ratus ribu rupiah saja?
wakil perusahaan : baiklah, saya akan coba usulkan kepada pihak perusahaan yang lain. Tapi, tolong beritahukan pada karyawan yang lain ya supaya tidak mogok kerja lagi
wakil karyawan : baik pak, terima kasih pak
*pemecahan konfliknya adalah pada saat pihak perusahaan menyetujui untuk menaikkan gaji karyawan menjadi dua juta tujuh ratus ribu rupiah 

Contok teks negosiasi dalam keluarga

Terakhir yaitu contoh teks negosiasi singkat dalam lingkungan keluarga

Contoh 1:
Anak: "Pak, setelah lulus nanti saya ingin sekolah di SMA."
Bapak: "Kenapa di SMA nak? Padahal, bapak ingin kamu sekolah di SMK."
Anak: "Alasannya apa pak, kenapa bapak ingin supaya saya melanjutkan di SMK? "
Ayah: "Begini nak, di SMK itu lulusan nya bisa langsung masuk di dunia kerja."
Anak: "Jadi gampang dapat kerja ya pak? Kalau gitu iya deh saya setuju."
Ayah: "Bagus lah kalau kamu setuju, nanti kita pilih bareng SMK yang bagus."
Anak : "Siap pak"

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Klik (X) kali tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×