15 CONTOH PUISI BARU/MODERN LENGKAP ( Balada, Elegi, Epigram, Himne, Ode, Romansa, Satire, Distikon, Terzina, Kuatrain, Kuint, Oktaf Stanza, Sektet, Septime dan Soneta)

Kali ini kita akan membahas puisi baru, yaitu 15 contoh puisi baru atau puisi modern Balada, Elegi, Epigram, Himne, Ode, Romansa, Satire, Distikon, Terzina, Kuatrain, Kuint, Oktaf Stanza, Sektet, Septime dan Soneta, dimana pada artikel sebelumnya kita telah membahas lengkap puisi baru dan puisi lama. Semoga dapat membantu

Contoh Puisi Baru / Modern

Kali ini kita akan membahas puisi baru, yaitu 15 contoh puisi baru atau puisi modern Balada, Elegi, Epigram, Himne, Ode, Romansa, Satire, Distikon, Terzina, Kuatrain, Kuint, Oktaf Stanza, Sektet, Septime, Soneta, dimana pada artikel sebelumnya kita telah membahas lengkap puisi baru dan puisi lama

Contoh Puisi Baru

Berikut ini adalah masing masing contoh dari puisi baru atau contoh puisi modern Balada, Elegi, Epigram, Himne, Ode, Romansa, Satire, Distikon, Terzina, Kuatrain, Kuint, Oktaf Stanza, Sektet, Septime dan Soneta. antara lain sebagai berikut

Contoh Balada

yang pertama yaitu 2 contoh puisi baru / modern balada karya W.S Rendra

 Balada Orang-orang Tercinta 
Karya: W.S. Rendra

Kita bergantian menghirup asam
Batuk dan lemas terceruk
Marah dan terbaret-baret
Cinta membuat kita bertahan
dengan secuil redup harapan

Kita berjalan terseok-seok
Mengira lelah akan hilang
di ujung terowongan yang terang
Namun cinta tidak membawa kita
memahami satu sama lain

Kadang kita merasa beruntung
Namun harusnya kita merenung
Akankah kita sampai di altar
Dengan berlari terpatah-patah
Mengapa cinta tak mengajari kita
Untuk berhenti berpura-pura?

Kita meleleh dan tergerus
Serut-serut sinar matahari
Sementara kita sudah lupa
rasanya mengalir bersama kehidupan
Melupakan hal-hal kecil
yang dulu termaafkan

Mengapa kita saling menyembunyikan
Mengapa marah dengan keadaan?
Mengapa lari ketika sesuatu
membengkak jika dibiarkan?
Kita percaya pada cinta
Yang borok dan tak sederhana
Kita tertangkap jatuh terperangkap
Dalam balada orang-orang tercinta

 Balada Pembungkus Tempe 
Karya: W.S. Rendra

Fermentasi asa
Mengharap sempurna
Bentuk utuh nan konyol
Rasa, karsa tempe

Pembungkus yang berjasa
Penuh kisah bertulis duka lara
Dibuang tanpa dibaca

Pembungkus tempe
Bukan plastik tapi kertas usang tak terpakai
Masihkah ada yang membelai sebelum membuangnya?

Contoh Elegi

 Berikut ini adalah contoh puisi baru elegi karya chairil anwar

Senja di Pelabuhan Kecil
Karya: Chairil Anwar

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut,
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut.

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah, air tidur, hilang ombak.

Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap.

Contoh Epigram

Berikut ini adalah 2 contoh puisi baru epigram

PAGI

jangan biarkan sekuntum bunga itu
layu sebelum matahari membelainya
dengan menggemakan semburat jingga
ultra dalam irama nuansa cinta-semesta

lihatlah bagaimana alam begitu perkasa
memainkan peran-Nya
dalam rindu-dendam yang terbungkus
kasih sayang memberi semburat
makna seribu pesona

DALAM DOA KU

   pada suatu hari nanti
di hamparan sajadah
ragaku terkapar jiwaku melayang
suaraku kian senyap menggema
dzikir yang bersitahankan
rasa gejolak yang entah batasnya
namun aku terfakur dalam kemasyukan
cinta yang tak’kan pernah selesai
dengan kalimat AAMIIN

Contoh Himne

Berikut ini adalah salah satu contoh puisi baru himne karya taufik ismail

Doa 
Karya: Taufiq Ismail

Tuhan kami
Telah nista kami dalam dosa bersama
Bertahun membangun kultus ini
Dalam pikiran yang ganda
Dan menutupi hati nurani
Ampunilah kami
Ampunilah
Amiin

Tuhan kami
Telah terlalu mudah kami
Menggunakan asmaMu bertahun di negeri ini
Semoga Kau rela menerima kembali
Kami dalam barisanMu
Ampunilah kami
Ampunilah
Amiin

Contoh Ode

 Berikut ini adalah 2 contoh puisi baru atau puisi modern ode

 Generasi Sekarang
Karya: Asmara Hadi

Generasi Sekarang
Di atas puncak gunung fantasi
Berdiri aku, dan dari sana
Mandang ke bawah, ke tempat berjuang
Generasi sekarang di panjang masa

Menciptakan kemegahan baru
Pantoen keindahan Indonesia
Yang jadi kenang-kenangan
Pada zaman dalam dunia

Puisi untuk Guru
Karya: Muhammad Yanuar

Engkau bagaikan cahaya
Yang menerangi jiwa
Dari segala gelap dunia
Engkau adalah setetes embun
Yang menyejukkan hati
Hati yang ditikam kebodohan
Sungguh mulia tugasmu guru
Tugas yang sangat besar
Guru engkau adalah pahlawanku
Yang tidak mengharapkan balasan
Segala yang engkau lakukan
Engkau lakukan dengan ikhlas
Guru jasamu takkan kulupa
Guru ingin kuucapkan
Terima kasih atas jasamu

Contoh Romansa

Berikut ini adalah salat satu contoh puisi baru romansa
 
 Kini Sunyi

Tenggelam pada sunyi di buai hangat
Menatap angin dan terpejamkan gelap
Menitip rindu pada ufuk yg memerah
Cerita pada pinus di hutan kenangan

Padahal baru beberapa tahun saja
Juntai menjuntai kenangan itu menguap
Ketika semua membuncahkan rasa
Ya, itu masa lalu

Sore ini berbeda,
Tampak permukaan rindu itu mencair
Sepertinya sudah tak berdera lagi
Bahkan warnanya sudah berubah

Sunyi,
Ada untuk mengganti rindu
Berbagi sepi dan abu abu
Apa yang terasa sekarang?
Tidak ada.

Contoh Satire

 Berikut ini adalah contoh puisi baru/modern satire karya WS Rendra

Aku bertanya
Oleh : WS Rendra

Aku bertanya...
tetapi pertanyaan-pertanyaanku
membentur jidat penyair-penyair salon,
yang bersajak tentang anggur dan rembulan,

sementara ketidakadilan terjadi
di sampingnya,
dan delapan juta kanak-kanak tanpa pendidikan,
termangu-mangu dalam kaki dewi kesenian.

Contoh Kuint

Berikut ini adalah Contoh puisi baru kuint

Hanya Kepada Tuan
Satu-satu perasaan
Hanya dapat saya katakan
Kepada tuan
Yang pernah merasakan

Satu-satu kegelisahan
Yang saya serahkan
Hanya dapat saya kisahkan
Kepada tuan
Yang pernah diresah gelisahkan

Satu-satu kenyataan
Yang bisa dirasakan
Hanya dapat saya nyatakan
Kepada tuan
Yang enggan menerima kenyataan

Contoh Oktaf/Stanza

 Berikut ini adalah salah satu contoh puisi baru oktaf atau stanza

Ada burung dua, jantan dan betina
Hinggap didahan
Ada daun dua,tidak jantan tidak betina
Gugur didahan
Ada angina dan kapuk, dua-dua sudah tua
Pergi ke selatan
Ada burung,daun,kapuk,angina,dan mungkin juga debu
Mengendap dalam nyanyianku

Contoh Sektet

 Kelam dalam gelap
Tanpa sinar bulan yang gemerlap
Menunggu cinta yang tak pernah kunjung datang
Duduk sendiri dibawah sebuah kegelapan
Pernah aku berfikir
Dimana, dan kapankah kau datang disini

Contoh Septime

 Berikut ini adalah contoh puisi baru septime atau septima

Indonesia Tumpah Darahku
Duduk di pantai tanah yang permai
Tempat gelombang pecah berderai
Berbuih putih di pasir terderai
Tampaklah pulau di lautan hijau
Gunung gemunung bagus rupanya
Ditimpah air mulia tampaknya
Tumpah darahku Indonesia namanya
(Muhammad Yamin)

Contoh Soneta 

GEMBALA

Perasaan siapa ta’kan nyala (a)
Melihat anak berelagu dendang (b)
Seorang s aja di tengah padang (b)
Tiada berbaju buka kepala (a)

Beginilah nasib anak gembala (a)
Berteduh di bawah kayu nan rindang (b)
Semenjak pagi meninggalkan kandang (b)
Pulang ke rumah di senja kala (a)

Jauh sedikit sesayup sampai (a)
Terdengar olehku bunyi serunai (a)
Melagukan alam non molek permai (a)

Wahai gembala di segara hijau (a)
mendengarkan puputmu menurutkan kerbau (a)
Maulah aku menurutkan dikau (a)

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Klik (X) kali tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×