3 CONTOH/EXAMPLE REVIEW TEXT SINGKAT (tentang film laskar pelangi, Mimpi sejuta dollar, Harry Potter) beserta artinya

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran bahasa inggris tingkat SMA/SMK tentang review text, adapun disini kita akan membahas lengkap tentang pengertian review text dan 3 contoh / example of review text singkat tentang film laskar pelangi dan film merry riana mimpi sejuta dollar, dan Harry potter beserta arti atau terjemahannya dan generic structurenya. semoga dapat membantu.

Review Text

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran bahasa inggris tingkat SMA/SMK tentang review text, adapun disini kita akan membahas lengkap tentang pengertian review text dan 3 contoh / example of review text singkat tentang film laskar pelangi dan film merry riana mimpi sejuta dollar, dan Harry potter beserta arti atau terjemahannya dan generic structurenya

Pengertian Review Text

Pengertian Review Text adalah salah satu dari jenis teks bahasa Inggris (genre) yang ditujukan untuk meninjau suatu karya baik berupa film, buku, benda dan lain sebagainya untuk mengetahui kualitas, kelebihan dan kekurangan yang dimiliki karya tersebut yang ditujukan untuk pembaca atau pendengar khalayak ramai.

Contoh Review Text

Setelah kita memahami dan mengetahui apa itu pengertian dari review text, berikut ini adalah 5 contoh review text singkat tentang film laskar pelangi, film merry riana mimpi sejuta dollar, dan film harry potter beserta arti / terjemahan dan generic structurenya.

Contoh 1

Yang pertama yaitu contoh review text singkat tentang film laskar pelangi beserta arti / terjemahannya

  Review Laskar Pelangi
Laskar Pelangi (English: The Rainbow Troops) is a 2008 Indonesian film adapted from the popular same titled novel by Andrea Hirata. The movie follows a group of 10 schoolchildren and their two inspirational teachers as they struggle with poverty and develop hopes for the future in Gantong Village on the farming and tin mining island of Belitung off the east coast of Sumatra. The film is the highest grossing in Indonesian box office history and won a number of local and international awards.

Synopsis
The movie, set in the 1970s, opens on the first day of the year at a Muhammadiyah elementary school on Belitung. The school needs 10 students but is one short until near the end of the day, when a straggler fills out the ranks for their teachers, Muslimah and Harfan. Muslimah dubs the children “The Rainbow Troops” (sometimes translated as “The Rainbow Warriors”) and the movie traces their development and relationships with the teachers.
Background and impact

The film “reportedly” cost 8 billion rupiah (US$890,000) to make and was a year in production. Most of the child actors in the film are from Belitung, and Producer Mira Lesmana explained that choice by saying: “In my opinion, there won’t be any actors with a deeper connection to the roles than those who were born and lived in Belitong their entire life.”

The Bangka Belitung Provincial government declared some of the locations used in the film as areas of importance to culture and tourism in 2010, and provincial tourism chief Yan Megawandi said the decision was “primarily” made to help raise funds for the Muhammadiyah elementary school on which the film and novel’s story are centered.

The film’s local and international success fueled a tourism boom on Belitung, with Indonesian airline Garuda reopening direct service from Jakarta to Tanjung Pandan, Belitung’s capital. A provincial government official that month said he had no hard data on the increase in tourist arrivals as a result of the film, but said that nearly all seats on flights to the island from Jakarta were booked in the first week it was open and that most arrivals were asking about information on how to visit the film’s locations.

Artinya:
Laskar Pelangi (bahasa Inggris: The Rainbow Troops) adalah sebuah film Indonesia tahun 2008 yang diadaptasi dari novel berjudul sama populer karya Andrea Hirata. Film mengikuti sekelompok anak-anak 10 sekolah dan dua guru inspiratif karena mereka berjuang dengan kemiskinan dan mengembangkan harapan untuk masa depan di desa Gantong pertanian dan timah pertambangan pulau Belitung lepas pantai Timur Sumatra. Film adalah terlaris tertinggi dalam sejarah kantor box Indonesia dan memenangkan sejumlah penghargaan lokal dan internasional.

Sinopsis
Film, ditetapkan pada tahun 1970, terbuka pada hari pertama tahun di sekolah dasar Muhammadiyah di Belitung. Sekolah kebutuhan 10 siswa tetapi adalah salah satu yang pendek sampai pada penghujung hari, ketika straggler mengisi jajaran untuk guru, Muslimah dan Harfan. Muslimah dubs anak-anak “The Rainbow Troops” (kadang-kadang diterjemahkan sebagai “The Rainbow prajurit”) dan film jejak perkembangan mereka dan hubungan dengan guru-guru.
Latar belakang dan dampak

Film “dilaporkan” biaya 8 milyar rupiah (US$ 890,000) untuk membuat dan setahun dalam produksi. Sebagian anak aktor dalam film dari Belitung, dan produser Mira Lesmana menjelaskan pilihan itu dengan berkata: “Menurut pendapat saya, tidak akan ada setiap aktor dengan hubungan yang lebih dalam peran daripada mereka yang lahir dan tinggal di Belitong seumur hidup mereka.”

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung menyatakan beberapa lokasi yang digunakan dalam film sebagai daerah-daerah penting budaya dan Pariwisata di tahun 2010, dan kepala pariwisata Provinsi Yan Megawandi berkata “terutama” keputusan untuk membantu mengumpulkan dana untuk sekolah dasar Muhammadiyah di mana film dan novel ini cerita yang berpusat.

Kesuksesan film lokal dan internasional memicu ledakan pariwisata di Belitung, dengan maskapai penerbangan Indonesia Garuda pembukaan kembali layanan langsung dari Jakarta ke Tanjung Pandan, Belitung modal. Seorang pejabat pemerintah provinsi bulan itu mengatakan ia telah tidak ada data keras pada peningkatan kedatangan turis sebagai hasil dari film, tetapi mengatakan bahwa hampir semua kursi di penerbangan ke pulau dari Jakarta yang dipesan di minggu pertama terbuka dan bahwa kebanyakan pendatang yang bertanya tentang informasi tentang cara untuk mengunjungi lokasi film.

Contoh 2

Berikutnya adalah contoh / example review text singkat tentang film merry riana mimpi sejuta dollar beserta terjemahan / artinya dan generic structure

Director    : Hestu Saputra
Producer    : Dhamoo Punjabi, Manoj Punjabi
Cast        : Chelsea Islan, Dion Wiyoko, Kimberly Ryder, Ferry Salim, Niniek L Karim, Sellen Fernandez, Mike Muliyandro, Chyntia Lamusu
Studio        : MD Pictures
Released Date    : December 24, 2014
Duration    : 105 Minute
Country    : Singapore, Indonesia

Orientation:
Merry Riana is a successful young woman entrepreneur, writer, and motivator. Her life’s story is told in a movie, Merry Riana “Million Dollar Dream”, which is adapted from her book with the same title. This film visualizes her struggle to survive from difficulty of life and become successful.

Evaluation:
The violence that happened in Jakarta and other big cities in Indonesia in May 1998 makes Merry Riana forced to flee to Singapore. Merry Riana’s father decided to send his daughter to Singapore because he was afraid of the unsafe condition. She went alone to Singapore with the support money that was only enough to buy food for five days. Fortunately, Merry Riana met with her best friend, Irene, who wanted to go to university in the there, too. With Irene’s help, Merry could live in a boarding house. She was also accepted in one of the best college there. But, it could only be reached if Merry paid $40,000. The only hope was to take  a loan college student that could only be obtained if Merry had a guarantor. Then, Merry met her senior, Alva, who was very reckoning. He gave many requirements before he finally agreed to help Merry. He also had Merry look for side job. Merry realized that she should be successful as soon as possible. She did various work, from spreading online business brochure, until playing withe high risky shares. The condition of her economy was moving up and down. Problem of love also occurred when Alva expressed his feeling to Merry. Meanwhile, Merry knew it well that Irene fell in love with Alva.
Interpretation:

The acting of Chelsea Islan (Merry Riana) in thit movie is very good. She can impersonate Merry Riana’s character very well. But, it would be better if there was no kissing scene.

Summary:
I think this is an inspirational movie which can motivate people to be successful at young age. It brings good spirit for young men in Indonesia. The script writer is successful to bring a set of interesting conflicts which make the plot of this movie become alive.

Artinya:

Sutradara    : Hestu Saputra
Produser    : Dhamoo Punjabi, Manoj Punjabi
Pemeran        : Chelsea Islan, Dion Wiyoko, Kimberly Ryder, Ferry Salim, Niniek L Karim, Sellen Fernandez, Mike Muliyandro, Chyntia Lamusu
Studio        : MD Pictures
Tanggal rilis    : December 24, 2014
Durasi    : 105 Menit
Negara    : Singapore, Indonesia

Pengantar:
Merry Riana adalah pengusaha wanita muda, penulis, dan motivator yang sukses. Kisah hidupnya diceritakan dalam film “Merry Riana (Mimpi Sejuta Dolar), yang diadaptasi dari bukunya dengan judul yang sama. Film ini memvisualisasikan bagaimana ia berjuang untuk bertahan dari kesulitan hidup dan menjadi sukses.

Evaluasi:
Kerusuhan yang terjadi di Jakarta dan kota besar lainnya di Indonesia pada Mei 1998 membuat Merry Riana terpaksa mengungsi ke Singapura. Ayah Merry Riana memutuskan untuk mengirimkan anaknya ke Singapura karena takut dengan kondisi yang sedang tidak aman. Merry Riana pergi sendirian dengan bekal uang yang hanya cukup untuk beli makanan selama lima hari. Beruntungnya, ia bertemu dengan sahabatnya, Irene, yang ingin melanjutkan kuliah di universitas yang ada di sana juga. Dengan bantuan Irene, Merry bisa tinggal di asrama dan diterima di salah satu perguruan tinggi terbaik di sana. Tetapi, itu semua baru bisa dapat bila Merry membayar $40,000. Satu-satunya harapan adalah mengambil pinjaman mahasiswa, yang hanya bisa didapat jika Merry memiliki seorang penjamin. Kemudian, Merry bertemu  dengan seniornya, Alva. Ia adalah orang yang sangat perhitungan. Ia memberi segala macam syarat sebelum akhirnya setuju untuk menolong Merry. Ia juga menyuruh Meery mencari kerja sambilan. Merry sadar bahwa ia harus sukses secepatnya. Segala macam pekerjaan ia kerjakan, mulai dari menyebar brosur bisnis online, sampai bermain saham beresiko tinggi. Kondisi ekonominya pun naik turun. Kemelut cinta pun terjadi ketika Alva menyatakan perasaan padanya, sementara Merry tahu betul bahwa Irene tengah jatuh cinta pada Alva.

Interpretasi:
Akting Chelsea Islan (Merry Riana) dalam film ini sangat bagus. Ia mampu memainkan peran sebagai Merry Riana dengan sangat baik. Tetapi, film ini akan menjadi lebih bagus jika tidak ada adegan ciuman.

Rangkuman:
Saya pikir ini adalah film yang inspiratif yang bisa memotivasi orang-orang untuk sukses di usia muda. Hal ini membawa semangat yang baik bagi pemuda-pemuda di Indonesia. Penulis skrip dalam film ini juga berhasil membawa seraingkaian konflik yang membuat jalan cerita menjadi lebih hidup. 

Contoh 3

Terakhir adalah contoh / example review text singkat tentang film harry potter beserta generic structurenya

Harry Potter: Order of the Phoenix

Orientation
I absolutely love the Harry Potter series, and all of the books will always hold a special place in my heart.

Evaluasi 1
I have to say that of all of the books, however, this was not my favorite.

Evaluasi 2
When the series began it was as much of a "feel good" experience as a huge mug of hot cocoa. The stories were bright, fast-paced, intriguing, and ultimately satisfying.

Interpretation
Order of the Phoenix is a different kind of book. In some instances this works...you feel a whole new level of intensity and excitement by the time you get to the end. I was truly moved by the last page. Other times the book just has a slightly dreary, depressing feel. The galloping pace of the other books has slowed to a trot here, and parts of it do seem long, as if we're reading all about Harry "just hanging out" instead of having his usual adventures. Reading in detail about Harry cleaning up an old house, for example - housekeeping is still housekeeping, magical or no, and I'm not very interested in doing it or reading about other people doing it.

A few other changes in this book - the "real" world comes much more in to play rather than the fantasy universe of the previous books, and Harry has apparently been taken off his meds. I know that he had a lot to be grumpy in this book, especially with being a teenager and all, but the sudden change in his character seemed too drastic. He goes from being a warm-hearted, considerate person to someone who will bite his best friend's heads off over nothing. It just seemed like it didn't fit with his character, like he turned into a walking cliché of the "angry teen" overnight.

Summary
The "real" story seemed to happen in the last 1/3 of the book, and this part I loved. I actually liked the ending (and yes, I cried!) as sad as it was. It packed a punch and it made me care about the story even more. Still a really good book, with some editing it would have been great. 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Klik (X) kali tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×