ANECDOTE TEXT ( Pengertian, Purpose, Language feature, Generic structure dan Contoh) dalam bahasa inggris dan artinya

Anecdote Text adalah materi pembelajaran bahasa inggris tingkat SMA/SMK  maupun SMP, disini kita akan membahas tentang pengertian (meaning) anecdote text, purpose anecdote text, generic structure of anecdote text(struktur kalimat), language feature (ciri-ciri kebahasaan) dan contoh / example anecdote text. semoga dapat membantu.

Anecdote Text

Anecdote Text adalah materi pembelajaran bahasa inggris tingkat SMA/SMK  maupun SMP, disini kita akan membahas tentang pengertian (meaning) anecdote text, purpose anecdote text, generic structure of anecdote text(struktur kalimat), language feature (kaidah kebahasaan) dan contoh / example anecdote text.

Pengertian Anecdote Text

Kata "Anecdote" berasal dari bahasa Yunani (Greek) yaitu 'Anekdota' yang memiliki arti 'unpublished' atau dalam Bahasa Indonesia berarti ‘tidak diumumkan’ atau ‘tidak dipublikasikan’. Dalam Bahasa Inggris sendiri, kata ‘Anecdote’ digunakan sebagai istilah untuk sebuah cerita rahasia atau cerita pribadi.

Pengertian (meaning) anecdote text is a text which deals with something unexpected or out of ordinary that usually contains some amusing or unusual incidents.
Pengertian anecdote text adalah sebuah teks yang berhubungan dengan sesuatu yang tidak terduga atau tidak biasa terjadi yang mengandung beberapa kejadian yang menghibur atau bahkan kejadian yang tidak lazim.

Tujuan / Purpose Anecdote Text

Tujuan atau purpose anecdote text is to tell the past events in order to amuse the readers or listeners by telling the unusual and/or amusing incidents.
 Tujuan anecdote text adalah untuk menceritakan kejadian yang terjadi di masa lampau untuk menghibur para pembaca atau para pendengar dengan menceritakan beberapa kejadian yang tidak biasa dan atau kejadian yang menghibur.

Language Feature of Anecdote Text / Ciri Kebahasaan

Untuk mengenali sebuah text dikatakan anecdote text yaitu apabila mempunyaiu ciri ciri sebagai berikut:
  • Menggunakan past tense (Waktu lampau)
Contoh: Last night, I met a beautiful girl wearing swimsuit in the middle of crowded people.
  • Menggunakan Exclamation (Kata Seru) 
Contoh: How weird that man is! (sungguh sangat aneh lelaki itu)
  • Menggunakan Conjunction of Time (Kata Sambung Waktu) 
Contoh: lately, firstly, after, before, finally, etc.
  • Menggunakan Rhetoric Question
    Rhetoric Question merupakan jenis pertanyaan yang tidak membutuhkan jawaban karena sang penanya lebih mengetahui jawab dari pertanyaan tersebut. Biasanya, Rhetoric Question digunakan agar adanya interaksi dengan para pembaca atau pendengar.
Contoh: Do you know what? (kau tahu apa?), do you know why? (kau tahu kenapa?)
  • Menggunakan Intensity Word
    Intensity Word, yaitu kata yang digunakan untuk menunjukkan intensitas untuk membuat cerita lebih terdramatisir.
Contoh: really good, very, very much, pretty much, dan sebagainya.
  • Menggunakan imperative sentece (kalimat perintah), seperti: listen to this.
  • Menggunakan action verb (kata kerja aksi), seperti: went, writed, etc

 Generic Structure of Anecdote Text

Generic structure anecdote text antara lain sebagai berikut:

Abstract
Pada bagian ini, penulis akan memulai tulisan dengan mengenalkan sesuatu yang unik atau ganjil secara singkat sehingga mengundang perhatian pendengar atau pembaca dan membuat penasaran bagaimana itu bisa terjadi. Biasanya walaupun tidak mutlak penulis akan memulainya dengan mengajukan sebuah pertanyaan.

Orientation
Setelah mampu membuat pendengar atau pembaca penasaran, kemudian penulis akan mulai dengan memperkenalkan setting tempat, pelaku, waktu dari sebuah cerita. Bagian ini memiliki fungsi yang sama seperti pada Narration Text.

Crisis
Bagian ketiga generic structure dari anecdote text adalah Crisis. Setelah pada bagian abstrack penulis menceritakan hal unik secara singkat, pada bagian inilah kemudian penulis mempertegas keunikan dan keganjilan yang terjadi sehingga grafik curiosity (penasaran) pembaca mengalami peningkatan.

Reaction atau Incident
Pada bagian inilah penulis mengakhiri rasa penasaran akan hal ganjil atau unik dalam cerita tersebut dengan menceritakan bagaimana pelaku memecahkan masalah atau keganjilan yang terjadi. Dan pada bagian inilah biasanya pembaca atau pendengar mendapatkan pemecahan masalah secara menggelitik atau lucu.

Coda (optional/tidak harus)
Coda adalah kesimpulan yang bisa ditarik dalam cerita lucu tersebut yang biasanya akan mengundang tawa pendengar atau pembaca yang lebih besar lagi. Namun bagian generic structure anecdote text ini tidak selalu ada dalam cerita anecdote.

Contoh Anecdote Text

setelah kita memahami pengertian, tujuan, generic structure dan language structure anecdote text, berikut ini adalah contoh singkat dari anecdote text.

 Snake in The Bath

How would you like to find a snake in your bath? A nasty one too!

We had just moved into a new house, which had been empty for so long that everything was in a terrible mess. Anna and I decided we would clean the bath first, so we set to, and turned on the tap.

Suddenly to my horror, a snake’s head appeared in the plug-hole. Then out slithered the rest of his long thin body. He twisted and turned on the slippery bottom of the bath, spitting and hissing at us.

For an instant I stood there quite paralyzed. Then I yelled for my husband, who luckily came running and killed the snake with the handle of a broom. Anna, who was only three at the time, was quite interested in the whole business. Indeed I had to pull her out of the way or she’d probably have leant over the bath to get a better look!

Ever since then I’ve always put the plug in firmly before running the bath water.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Klik (X) kali tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×