PUISI BARU/MODERN (Pengertian, Jenis berdasarkan isi dan bentuk, Ciri serta contohnya)

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran bahasa indonesia tingkat SMA/SMK tentang puisi baru atau puisi modern, adapun disini kita akan membahas lengkap mengenai puisi baru yaitu pengertian puisi baru, jenis jenis puisi baru berdasarkan isinya, jenis jenis puisi baru berdasarkan bentuknya, ciri ciri puisi baru dan contoh puisi baru. semoga dapat membantu

Puisi Baru ( Modern )

Kali ini kita akan membahas sebuah materi pembelajaran bahasa indonesia tingkat SMA/SMK tentang puisi baru, adapun disini kita akan membahas lengkap mengenai puisi baru yaitu pengertian puisi baru, jenis jenis puisi baru berdasarkan isinya, jenis jenis puisi baru berdasarkan bentuknya, ciri ciri puisi baru dan contoh puisi baru.

Pengertian Puisi Baru

Puisi baru merupakan karya sastra yang muncul setelah puisi lama. Puisi baru ini biasa juga disebut dengan puisi modern dan munculnya hampir bersamaan dengan puisi kontemporer.

Pengertian Puisi baru atau puisi modern adalah puisi yang bebas dan tidak terikat dengan aturan-aturan, seperti halnya puisi lama.

Jenis Jenis Puisi Baru

Puisi baru mempunyai jenis yang banyak, namun secara garis besar puisi baru dibagi menjadi dua yaitu jenis puisi baru berdasarkan isinya dan jenis puisi baru berdasarkan isinya,

Jenis Puisi Baru Berdasarkan Isinya

  • Balada
Balada merupakan salah satu jenis puisi baru yang berisi tentang suatu kisah atai cerita. Balada terdiri dari 3 bait yang masing-masing dengan 8 larik.

Balada bersajak a-b-a-b-b-c-c-b, lalu skemanya berubah menjadi a-b-a-b-b-c-b-c. Larik terakhir yang berada pada bait pertama dipakai sebagai refren dalam bai-bait selanjutnya.

  • Elegi
Elegi merupakan salah satu jenis puisi baru yang berisi tentang kesedihan atau tangis. Elegi ini berisikan sajak ataupun lagu yang mengekspresikan rasa duka cita atau keluh kesah karena sedih ataupun rindu.

Kesedihannya terutama diakibatkan karena kematian atau kepergian seseorang yang dicintai.
  • Epigram
Epigram merupakan salah satu jenis puisi baru yang berisi tentang ajaran atau tuntunan mengenai kehidupan.

Epigram ini berasal dari bahasa Yunani yaitu epigramma yang artinya unsur pengajaran; basihat yang membawa ke arah jalan kebenaran untuk dijadikan pedoman; ada teladan.
  • Himne
Himne adalah salah satu jenis puisi baru yang berisi pujaan atau pujian untuk Tuhan, tanah air ataupun pahlawan.

Ciri dari himne ini ialah lagu pujian untuk menghormati Tuhan, seorang dewa, pahlawan, tanah air ataupun almamater.

Saat ini, pengertian dar himne menjadi semakin berkembang yaitu diartikan sebagai puisi yang dinyanyikan, dan puisi nyanyian tersebut berisi pujian terhadap sesuatu yang dihormati atau yang berhubungan dengan ketuhanan.
  • Ode
Ode adalah salah satu jenis puisi baru yang berisi sanjungan kepada orang yang sangat berjasa.

Ciri dari ode antara lain bernada anggun, nada dan gayanya resmi, membahas tentang sesuatu yang mulia, dan bersifat menyanjung.
  • Romansa
Romansa merupakan salah satu jenis puisi baru yang berisikan luapan perasaan cinta dan kasih sayang.

Romansa berasal dari Bahasa Perancis romantique yang memiliki arti keindahan perasaan; persoalan kasih sayang; dan kasih mesra.
  • Satire
Satire adalah salah satu jenis puisi baru yang berisikan sindiran atau kritikan. Satire ini berasal dari Bahasa Latin satura yang memiliki arti sindiran: kecaman tajam terhadap suatu fenomena; dan tidak puasnya hati suatu golongan (pada pemimpin yang zalim).

Jenis Puisi baru Berdasarkan Bentuknya

  • Distikon
Distikon merupakan salah satu jenis puisi baru yang di setiap baitnya terdiri dari dua baris atau biasa disebut puisi dua seuntai.
  • Terzina
Terzina merupakan salah satu jenis puisi baru yang di setiap baitnya terdiri dari tiga baris atau biasa disebut puisi tiga seuntai.
  • Kuatrain
Kuatrain merupakan salah satu jenis puisi baru yang di setiap baitnya terdiri atas empat baris atau biasa disebut puisi empat seuntai.
  • Kuint
Kuint merupakan salah satu jenis puisi baru yang di setiap baitnya terdiri dari lima baris atau biasa disebut puisi lima seuntai.
  • Oktaf/Stanza
Oktaf atau Stanza adalah salah satu jenis puisi baru yag di setiap baitnya terdiri dari delapan baris atau bisa disebut double kuatrain atau puisi delapan seuntai.
  • Sektet
Sektet adalah salah satu jenis puisi baru yang di setiap baitnya terdiri dari enam baris atau biasa disebut puisi enam seuntai.
  • Septime
Septime merupakan salah satu jenis puisi baru yang di setiap baitnya terdiri dari tujuh baris atau bisa disebut puisi tujuh seuntai.
  • Soneta
Soneta merupakan salah satu jenis puisi baru yang terdiri dari empat baris yang terbagi menjadi dua, yaitu dua bait pertama masing-masing empat baris dan dua bait kedua masing-masing tiga baris.

Soneta ini berasal dari Bahasa Italia yaitu sonneto yang memiliki arti puisi yang bersuara. Soneta di Indonesia masuk melalui Belanda dan pertama kali diperkenalkan oleh Muhammad Yamin dan Roestam Effendi, yang karena hal itu mereka disebut sebagai Pelopor atau Bapak Soneta indonesia.

Bentuk soneta di Indonesia lebih memiliki kebebasan dalam segi isi ataupun rimanya, tidak lagi mengikuti syarat-syarat soneta dari Italia ataupun Inggris. Namun yang menjadi pedoman adalah jumlah barisnya, yakni empat belas baris.

Contoh Puisi baru / Modern

Berikut adalah beberapa contoh puisi baru atau puisi modern antara lain contoh balada, contoh soneta, dan contoh sektet.

  • Contoh Balada
Fermentasi asa
Mengharap sempurna
Bentuk utuh nan konyol
Rasa, karsa tempe

Pembungkus yang berjasa
Penuh kisah bertulis duka lara
Dibuang tanpa dibaca

Pembungkus tempe
Bukan plastik tapi kertas usang tak terpakai
Masihkah ada yang membelai sebelum membuangnya?

(Karya: W.S Rnedra)
  • Contoh Soneta
GEMBALA
Perasaan siapa ta’kan nyala (a)
Melihat anak berelagu dendang (b)
Seorang s aja di tengah padang (b)
Tiada berbaju buka kepala (a)

Beginilah nasib anak gembala (a)
Berteduh di bawah kayu nan rindang (b)
Semenjak pagi meninggalkan kandang (b)
Pulang ke rumah di senja kala (a)

Jauh sedikit sesayup sampai (a)
Terdengar olehku bunyi serunai (a)
Melagukan alam non molek permai (a)

Wahai gembala di segara hijau (a)
mendengarkan puputmu menurutkan kerbau (a)
Maulah aku menurutkan dikau (a)
  • Contoh Sektet
Kelam dalam gelap
Tanpa sinar bulan yang gemerlap
Menunggu cinta yang tak pernah kunjung datang
Duduk sendiri dibawah sebuah kegelapan
Pernah aku berfikir
Dimana, dan kapankah kau datang disini

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Klik (X) kali tuk menutup
Dukung kami dengan ngelike fanspage ×